Komisi D DPRD Kota Semarang meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Rumah Dinas Walikota Semarang

Komisi D DPRD Kota Semarang meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Rumah Dinas Walikota Semarang

Senin (30/02) Komisi D DPRD Kota Semarang meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Rumah Dinas Walikota Semarang. Kunjungan lapangan dipimpin oleh Sekretaris Komisi D Anang Budi Utomo didampingi Anggota Komisi D Abdul Majid, Siffin Almufti, H.M Rohaini, Supriyadi, dan Umi Surotud Diniyah. Kunjungan lapangan komisi D diterima dan dipandu langsung Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam, dan Kepala BPBD Kota Semarang A Rudianto.

Terkait persiapan lonjakan ODP menjelang mudik Kepala Dinas Kesehatan Abdul Hakam mengungkapkan untuk penanganan di tempat-tempat kedatangan Kota Semarang seperti stasiun, terminal dan bandara sudah diatasi oleh petugas kesehatan di level tersebut dengan SOP yang sesuai. Ada alternatif seperti pendataan yang berkolaborasi dengan Pemerintah DKI Jakarta, sehingga sesampainya di Kota Semarang ODP tersebut ditindak lanjuti karantina 14 Hari di rumah dan dipantau oleh masing-masing Puskesmas dengan catatan alamat harus jelas.

Anang Budi Utomo mengungkapkan ada beberapa rumah isolasi di Kota Semarang seperti Rumah Dinas Walikota yang bisa menampung 100 Pasien dan juga Balai Diklat Kota Semarang yang telah dipersiapkan. Karena grafik ODP dan PDP di kota Semarang kenaiknya cukup signifikan, maka dihimbau bagi warga untuk benar-benar menerapkan Sosial Distancing, jika tidak ada keperluan yang mendesak dan genting tidak perlu keluar rumah dan menjaga imunitas tubuh adalah kunci sukses memutus mata rantainya.

Post Terkait