Ketua Sementara DPRD Kota Semarang menerima Audiensi dari Federasi Serikat Pekerja Indonesia

Ketua Sementara DPRD Kota Semarang menerima Audiensi dari Federasi Serikat Pekerja Indonesia

Ketua Sementara DPRD Kota Semarang menerima Audiensi dari Federasi Serikat Pekerja Indonesia

Selasa (10/9) Ketua Sementara DPRD Kota Semarang Kadar Lusman didampingi Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Semarang Abdul Majid serta Anggota DPRD Masa Jabatan 2019-2024 Fajar Rinawan Sitorus mengadakan audiensi dengan Federasi Serikat Pekerja Indonesia perihal isu revisi UU No. 13 Tahun 2003, Peraturan No. 78 tahun 2015 serta Kenaikan Iuran BPJS.
Perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Indonesia Zaenudin menyampaikan bahwa pihaknya menolak revisi UU No. 13 Tahun 2003 karena menghilangkan uang pesangon. Waluyo juga menyampaikan isu tentang adanya kenaikan iuran BPJS pasti akan berdampak pada pendapatan buruh dan perusahaan akan semakin terbebani. Sementara itu, Konsulat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumartono berharap DPRD Kota Semarang mendorong melalui Perda atau PP demi kesejahteraan buruh. Ada 3 hal yang disampaikan dalam audiensi ini, yaitu menolak kanaikan iuran BPJS, menolak menghilangkan uang pesangon serta adanya penetapan upah minumum dengan KHL (Komponen Hidup Layak). Ketua Sementara DPRD Kota Semarang Kadar Lusman memberikan apresiasi atas langkah Federasi yang mengutamakan langkah komunikasi dan koordinasi. Pada prinsipnya ia berharap, dengan duduk bersama informasi yang didapat bisa lebih detail Kota Semarang bisa kondusif dan sejahtera agar Kota Semarang semakin maju.

Post Terkait