Dialog interaktif dengan tema ‘Pandemi, Merubah Standar Industri Pariwisata’

Dialog interaktif dengan tema ‘Pandemi, Merubah Standar Industri Pariwisata’

Dialog interaktif dengan tema ‘Pandemi, Merubah Standar Industri Pariwisata’ diselenggarakan di studio Cakra TV Semarang, Selasa (18/8) pagi tadi. Hadir menjadi narasumber dalam dialog tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Winarto, Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang Indriyasari serta DR. Sri Yuwanti, MA, MPD pengamat pariwisata yang juga Dosen Pascasarjana STIEPARI Kota Semarang.

Mengenai dampak dan apa yang sebaiknya dilakukan oleh sektor pariwisata di tengah pandemi, Sri Yuwanti mengatakan bahwa imbas dari pandemi adalah perubahan dalam perilaku konsumen wisata, untuk itu sektor wisata harus memanfaatkan kondisi ini dengan pembukaan segmen baru. Semisal, untuk pusat kuliner dan oleh-oleh bisa berinovasi dengan pembelian online dan langsung diantar ke pengunjung tanpa mengharuskan pengunjung datang ke lokasi, sehingga dari sisi penjual dan penyedia jasa hantar jemput juga bisa menerima manfaat.

Perihal pelonggaran PKM untuk sektor pariwisata, Indriyasari mengatakan bahwa saat ini tempat hiburan dan tempat wisata telah dibuka, namun tetap dengan pembatasan jam operasional serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. Menurutnya, dengan berwisata akan menimbulkan rasa bahagia bagi masyarakat sehingga imun tubuh pun dapat meningkat. Ia juga berpesan kepada warga yang akan berwisata untuk tetap menjaga kesehatan dan menaati protokolnya. Selain itu, dampak dari pandemi ini ada banyak muncul Inovasi baru dari para pelaku pariwisata, seperti perhelatan Fashion show virtual, konser drive in, dan cinedrive. Dalam kesempatan ini Indriyasari juga memperkenalkan Aplikasi digital dengan nama LUNPIA yang berguna untuk mengetahui tempat-tempat wisata di Kota Semarang lengkap dengan kondisi terkini kepadatan lokasi, penerapan protokol kesehatan, dan akomodasi menuju lokasi yang terkoneksi dengan jaringan transportasi, penginapan, kuliner serta pusat oleh-oleh.

Wahyoe Winarto yang akrab disapa Liluk menyampaikan apresiasinya kepada Disbupar dengan beragam inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kembali gairah di sektor pariwisata. Ia berharap Disbudpar dapat lebih berinovasi dalam mensosialisiasikan dan menumbuhkan minat serta kepercayaan warga untuk berwisata

secara aman. Selain itu Liluk meminta penerapan protokol pencegahan covid-19 agar dapat selalu dilaksanakan, dengan wisata yang aman harapannya sektor pariwisata Kota Semarang dapat segera bangkit.

Post Terkait