Dialog Interaktif dengan tema Bersiap Memilih Pemimpin

Dialog Interaktif dengan tema Bersiap Memilih Pemimpin

Dialog Interaktif dengan tema "Bersiap Memilih Pemimpin"

Rabu (04/03) Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman hadir menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif dengan tema "Bersiap Memilih Pemimpin" di Hotel Noormans. Hadir pula sebagai Narasumber dialog Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom, dan Akademisi dari FISIP UNDIP Drs. Yuwanto, M.Si .
Disinggung perihal calon tunggal, Kadar Lusman mengatakan bahwa dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD kota Semarang telah melakukan komunikasi dan menyatakan ingin bergabung mendukung satu pasang. Pembinaan internal di partai pun telah dilakukan untuk pilkada selanjutnya. Meskipun begitu, menurut Yuwanto waktu yang tersedia saat ini masih sangat cukup untuk partai-partai lain mempersiapkan kadernya.

Dalam persiapan Pilwakot 2020 ini Henry mengatakan, sebagai penanggung jawab pelaksana pemilu KPU telah melakukan penyampaian informasi secara masif yang diwujudkan dengan upaya sosialisasi akan diselenggarakannya Pilwakot 2020. Ia mengatakan KPU masih harus terus mensosialisasikan dan mengedukasi tentang “pemilu dan pemilihan”, sehingga dapat merubah mindset masyarakat bahwa pemilu merupakan pesta sakral yang harus dirayakan dan membahagiakan, karena sampai saat ini masyarakat pun masih belum menganggap pemilu dan pemilihan itu penting. Sejalan dengan apa yang diungkapkan Henry, Yuwanto mengatakan bahwa masyarakat harus terus diberikan edukasi dan sosialisasi bahwa pilkada dilakukan untuk kesejahteraan rakyat, pilkada adalah sarana untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan memilih pemimpin yang membawa masyarakatnya pada kesejahteraan.

Maraknya pemilih yang menjual hak suaranya, Yuwanto pun mengatakan bahwa ia sangat optimis jika para pemilih adalah pemilih tang cerdas. Kecintaan terhadap pemimpin yang berhasil menduduki posisinya bukan hanya semata-mata karena uang, banyak faktor lain seperti pola kepemimpinan, atau capaian-capaiannya. Kadar Lusman pun menghimbau agar masyarakat jangan datang ke tps karena uang, ia berharap masyarakat dapat merubah pola pikir tersebut sehingga ada ketulusan dalam memilih dan yang dipilih pun melakukan tugasnya secara maksimal serta ikhlas. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya nanti, siapapun pilihannya.

Post Terkait